Pengecilan Ukuran (Size Reduction) pada Bahan Pangan
¨Proses pengecilan ukuran harus :
- Dilakukan tanpa terjadi perubahan sifat-sifat kimia bahan.
- Seragam dalam ukuran dan bentuk.
¨Proses dilakukan oleh alat mekanis dengan menerapkan impact forces, compression forces, and shearing forces.
PROSES PENGECILAN UKURAN
- Cutting : sayur dan buah kalengan
- Chopping (pencacahan/pencincangan) : daging, jagung.
- Grinding (penggilingan) : biji-bijian
- Milling (penepungan) : biji-bijian
- Dicing (pengubusan) : wortel, daging
- Slicing (pengirisan) : sayur, buah, daging
KEUNTUNGAN-KEUNTUNGAN PENGECILAN UKURAN
- Peningkatan ratio antara luas permukaan terhadap volume sehingga meningkatkan laju pengeringan, pemanasan, dan pendinginan, meningkatkan efisiensi dan laju ekstraksi.
- Keseragaman bentuk & ukuran dapat mempermudah tahap penanganan selanjutnya, ex: pengangkutan dan pengemasan lebih mudah.
KEBUTUHAN ENERGI UNTUK PENGECILAN UKURAN
Energi yang diperlukan tergantung pada kekerasan bahan dan struktur bahan, kadar air bahan dan kalor yang terkandung pada bahan.
¨Kick’s Law :
E = Kk ln (d1/d2)
¨Rittinger’s Law :
E = KR ( 1/d1 – 1/d2 )
¨Bond’s Law :
E/W=√(100/d2) – √(100/d1)
EFEK PENGECILAN UKURAN PADA BAHAN PANGAN
- Pengecilan ukuran berpengaruh kecil terhadap kerusakan secara fisik dan secara nilai gizi.
- Penurunan 78% Vitamin C selama pengirisan mentimun.
- Tidak terjadi perubahan warna, aroma, dan rasa selama proses berlangsung
- Umumnya kerusakan dipengeruhi oleh suhu lingkungan dan kadar air bahan.