Cara Penumpukan Kemasan dan Penataan Ruang Dalam Lemari Es
Lemari Es yang digunakan pada rumah tangga dirancang sedemikian rupa sehingga suhu didalamnya lebih rendah dari 7ºC . Lemari es sendiri dirancang terbagi menjadi kompartemen-kompartemen dimana tiap kompartemen lemari es memiliki suhu yang beragam, hal ini disebabkan oleh sirkulasi udara yang terjadi dalam lemari es tersebut.
Bagian freezer adalah bagian paling dingin. Namun suhu yang dihasilkan sangat tergantung pada kualitas lemari es tersebut, yang biasanya dinyatakan dengan bitan-bintang. Berikut adalah tabel suhu bagian freezer lemari es pada berbagai kualitas lemari es.
| Kualitas Lemari Es | Suhu maksimum bagian freezer (0C) | Daya tahan simpan makanan dalam Freezer |
| * | -6 | 1 minggu |
| ** | -12 | 1 bulan |
| *** | -18 | 3 bulan |
| **** | -25 sampai -30 | > dari 3 bulan |
Atas dasar berbedanya suhu pada tiap-tiap kompartemen dalam lemari es, maka dalam penempatan komoditas harus disesuaikan dengan sifat-sifat komoditas tersbut. Dalam penyimpanan bahan makanan dalam lemari es harus mengikuti aturan atau kaedah bahwa lemari es jangan diisi sampai maksimum, kenapa? karena dengan bertumpuknya makanan dalam lemari es akan menyebabkan sirkulasi suhu yang kurang merata terhadap makanan tersebut. Oleh karena itulah diperlukan adanya cara-cara penumpukan makanan serta pengaturan tata letak bahan makanan, yaitu :
1. Bahan yang akan dismpan sebaiknya dikemas terlebih dahulu
2. Bahan yang dikemas dalam wadah/ tempat diletakan dibawah bahan yang dikemas dengan plastik.
3. Bahan yang dikemas disusun dengan maksud agar terlihat rapi.
4. Penggunaan tempat diusahakan seefektif mungkin agar tidak tumpang tindih
5. Jarak tiap makanan diatur agar tidak berhimpit dengan maksud sirkulasi udara dingin lemari es tetap baik.
6. Tiap Jenis komoditas disimpan pada tempat yang dianjurkan untuk komoditas tersebut. Contoh sayuran sebaiknya disimpan pada tempat sayuran dan buah yang terletak pada bagian bawah lemari es